Skip to content
Home » Cara Mengetahui Obesitas atau Tidak?

Cara Mengetahui Obesitas atau Tidak?

  • by

Obesitas merupakan kondisi di mana terdapatnya akumulasi lemak tubuh yang berlebihan. Biasanya disebabkan dari konsumsi kalori yang lebih banyak daripada yang dibakar oleh tubuh.

Obesitas termasuk masalah kesehatan yang dapat menyerang siapa saja, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa. Melansir WHO, lebih dari 1,9 miliar orang dewasa (di atas 18 tahun) mengalami kelebihan berat badan.

Sedangkan data dari Riset Kesehatan Dasar Indonesia di tahun 2018 menunjukkan bahwa 22 persen atau sekitar 625.000 orang dewasa di Indonesia menderita penyakit tersebut.

Apabila tidak segera ditangani, maka obesitas akan berdampak kepada peningkatan resiko terjadinya penyakit lain seperti penyakit jantung, stroke, osteoarthritis, hipertensi, hingga diabetes.

Maka sebaiknya kita harus mengetahui apakah kita termasuk seseorang yang memiliki obesitas atau tidak. Namun bagaimana cara mengetahuinya ?

Indikasi Seseorang yang Memiliki Obesitas

Obesitas

Sumber: Encyclopedia Britannica

Terdapat beberapa indikasi apabila seseorang memiliki obesitas, yaitu :

  • Memiliki nilai indeks massa tubuh (IMT) 30 atau lebih. Dengan Rumus dari perhitungan BMI meliputi: BMI = berat badan (kg) / (tinggi (m) x tinggi (m))
  • Mudah atau banyak berkeringat
  • Penumpukan lemak di beberapa area tubuh
  • Mudah lelah
  • Nyeri sendi

Namun untuk anak, obesitas biasanya ditandai dengan :

  • Penumpukan lemak di bagian payudara
  • Sesak ketika melakukan aktivitas fisik
  • Gangguan pubertas

Terdapat beberapa sebab seseorang dapat memiliki obesitas, yaitu :

  • Pengaruh genetik
  • Konsumsi makanan cepat saji atau minuman yang mengandung gula tambahan dalam jangka waktu yang panjang.
  • Konsumsi makanan secara berlebihan yang tidak diimbangi dengan olahraga secara rutin.
  • Masalah medis tertentu
  • Konsumsi obat – obatan tertentu seperti antidepresan, antipsikotik, obat diabetes, dan lain – lain
  • Kurang tidur
  • Kehamilan
  • Usia

Untuk mencegah kenaikan berat badan yang berlebihan sehingga menghindari obesitas, terdapat beberapa cara seperti :

  • Berolahraga secara teratur berupa aktivitas intensitas sedang selama 150 hingga 300 menit dalam seminggu. Seperti melakukan jogging, bersepeda, berenang, dan lain – lain.
  • Mengikuti rencana makan sehat, dengan fokus pada makanan rendah kalori, makanan padat nutrisi, seperti buah-buahan, sayur-sayuran dan biji-bijian.
  • Menghindari lemak jenuh dan batasi permen dan alkohol. Makan tiga kali sehari dengan camilan terbatas.
  • Memiliki pola pikir dan gaya hidup yang sehat dengan tidur tepat waktu serta menghindari stres.

Penanganan dan Pengobatan Obesitas

Apabila seseorang telah terverifikasi memiliki obesitas, maka terdapat beberapa cara untuk pengobatan. Yaitu :

  • Memiliki pola makan sehat
  • Diet rendah kalori
  • Olahraga secara teratur
  • Pengidap obesitas berat tanpa adanya penyakit lain dapat dipertimbangkan untuk penggunaan obat sindroma metabolik dan penurun nafsu makan.
  • Melakukan pembedahan seperti operasi bariatrik ataupun prosedur pada organ pencernaan apabila cara – cara sebelumnya masih belum berhasil.

Kapan Harus ke Dokter

Apabila anda merasa memiliki salah satu dari indikasi untuk obesitas, maka segera lakukan konsultasi kepada seorang dokter.

Untungnya aplikasi SiapDOK menyediakan pelayanan telekonsulting kesehatan yang menghubungkan pasien dengan doktek berkualitas pada rumah sakit yang dipilih. Merupakan sebuah aplikasi yang aman, konfidensial (rahasia), dan mudah untuk digunakan.

Jadi tunggu apa lagi ? Segera unduh aplikasi SiapDOK di Play Store dan App Store untuk mulai konsultasi mengenai kesehatan anda kepada dokter profesional.

(Riestario Kurnia Thodiansyah)

Ditinjau oleh: dr. Henry Riyanto Sofyan, Sp.S